Monday, 16 December 2019

Bagaimana Menetapkan Target Penjualan Tahun Depan?


Sebagai konsultan saya menemukan ada 2 jenis klien. Mereka yang cuek dengan target, dan mereka yang sangat peduli dengan target. Keduanya seringkali mengalami kesulitan dalam menentukan target akibatnya menjadi apatis atau sebaliknya, antusias berlebihan.
Yang tidak peduli dengan target akan cuek dan tidak akan melakukan penetapan target sedangkan yang peduli akan menetapkan target secara ngawur sehingga menjadi tidak realistis untuk dicapai.
Berikut tips menetapkan target:

1. Lama Bisnis Berjalan
Bisnis yang masih baru bisa berharap pertumbuhan yang masih menanjak. Pertumbuhan dua digit dengan kepala 2 dan kepala 3 masih bisa diharapkan. Sebagai informasi pertumbuhan dua digit kepala 2 contohnya 20%, 21%, dan seterusnya.
Bisnis-bisnis yang sudah mature akan menunjukkan pertumbuhan yang melandai namun demikian di tangan yang tepat mereka akan tetap menunjukkan lonjakan sales yang signifikan seperti yang seringkali saya lakukan di klien-klien saya. Meski pun tokonya sudah berumur namun tetap membukukan pertumbuhan 2 digit kepala 3 bahkan kepala 4.

2. Histori Pertumbuhan
Pergerakan sales dari bulan ke bulan tidak mungkin akan rata atau sama. Karena itu dalam menetapakan target harus juga memerhatikan sejarah yang terbentuk di tahun-tahun mendatang. Maka itu wajib hukumnya memiliki data masa lalu. Nah di sini seringkali pelaku bisnis sering mengabaikannya dengan cara tidak punya data dan ketika diminta data sangat susah. Tanpa data maka kita akan meraba-raba dalam penetapan target penjualan.

3. Season Sebagai Motor Penggerak
Ada banyak season atau event atau kejadian yang memengaruhi penjualan. Mulai dari season keagamaan maupun season-season kecil sepanjang tahun seperti Valentine, liburan sekolah, tahun baru dan lain sebagainya. Di beberapa daerah bahkan musim panen akan memengaruhi penjualan. Karena itu bagi pelaku bisnis penting sekali memiliki catatan sales kontribusi bulan per bulan yang dipengaruhi oleh season atau musim tadi.
"Tanpa target penjualan maka tim Anda tidak akan memiliki sasaran yang jelas untuk dicapai."
Anda tidak bisa menetapkan target rata dari awal tahun sampai akhir tahun. Mengapa? Karena Anda akan membuat frustasi diri Anda sendiri mau pun tim Anda kecuali, Anda memang tidak peduli dan tidak ada target bulanan yang masuk akal. Jika itu terjadi maka Anda pasti kesulitan dalam memotivasi tim Anda. Tanpa target penjualan maka tim Anda tidak akan memiliki sasaran yang jelas untuk dicapai. Jika itu terjadi sangat sulit mendorong mereka untuk meningkatkan sales.


Foto: naboe.org

No comments:

Post a Comment